Jumat, 28 Desember 2012

p2km

mau cerita soal p2km ya para pengintipers .
buat yang belum tau .
p2km = Program Pemantapan Kaderisasi Mahasiswa
sebuah program buat ngebentuk jiwa kepemimpinan seorang kader yang kebetulan kader disini adalah mahasiswa.
sebuah program adu gengsi jurusan juga.
dan saya rasa kamilah yang terhebat !
ya kami..
Pendidikan Matematika !
sebuah jurusan dengan nama besar dan beban tanggung jawab yang besar.
kami harus meneruskan trend kami sebagai jurusan penyabet gelar terbaik di fakultas.
seneng...
bangga... bangga karena bisa menjadi salah satu mahasiswa jurusan Matematika.
jurusan dengan sikap yang sejalan dengan ideologi hidupku ( setidaknya semua hal yang aku pikirkan ada didalam jiwa jurusan matematika )
pita merah terpampang dilengan kiri.
menandakan sosok yang kuat, berani dan mau membongkar kebiasaan yang tidak sepatutnya ada. itulah yang ada dibenak kami semua.
ya, jurusan kami diberi warna merah ! warna kesukaanku. warna yang memiliki arti yang hebat...
dan di fakultas...
kami membuktikannya.
kami dengan berani menentang aturan yang telah dibuat.
aturan yang menurut kami tidak masuk akal dan kurang sesuai dengan ideologi kami, kami protes habis-habisan.
kami keluarkan semua argumen yang kami miliki.
beradu mulut dengan panitia dari BEM .
kami yang inginkan hal yang rasional melawan mereka yang inginkan tradisi lama .
hari 1. 
24 Desember 2012
bersambung.

ingat dan ingat !

ingatlah kasih, ingatlah kata-kata yang sering kuucapkan padamu dulu .
ingatlah kasih, ingatlah janji yang sudah aku ucap dulu.
teruslah tersenyum, teruslah perlihatkan pada dunia senyumanmu itu.
sekarang dunia mendukungmu bukan?
tidak akan ada lagi yang akan menghalangimu.
aku sudah berkata pada langit kalau aku tidak akan menculikmu lagi.
ingatlah selama aku mampu dan selama aku tahu aku pernah berjanji, aku pasti akan menepatinya.
karena aku berhutang banyak padamu dan berhutang banyak pada langit karena telah menculikmu.
jangan takut, jangan gentar tuk hadapi waktu yang terus berputar.
jangan pernah berusaha tuk memutar waktu kembali, karena masa depan selalu lebih baik dari masa lalumu, itupun apabila kamu berani. sabar dan pantang menyerah menghadapi realita hidup yang membingungkan ini. 
realita hidup yang terkadang membuat kita untuk cepat mengambil keputusan yang kita sendiri tidak tahu hasil apa yang akan kita dapat nantinya.
tenanglah, aku disini akan terus mendoakanmu.
mendoakan bahagiamu.
mendoakan cita-citamu.
mendoakan semua harapan yang ada dipikiranmu.
mendoakan yang terbaik untukmu.
teruslah jadi perempuan hebat!
teruslah jadi perempuan yang berpendirian!
teruslah jadi kamu yang kamu !
ingatlah....

Sabtu, 24 November 2012

hujan !

kami (aku,kamu dan seorang temanku) sedang dalam perjalanan menuju kelas untuk mengikuti satu mata kuliah pagi itu.
temanku: hujan deui, hujan deui .... 
aku: *tersenyum . emang lagi musim ujan, makanya sering ujan juga.
temanku: ah ripuh hujan wae mah, seuseuhan balatak euy dikostan.
aku: sabar, cobain atuh nyuci diloundry sekali-kali mah, da susah juga kalau emang hujan terus mah
kamu: tadi keujanan dijalan?
aku: dikit, kamu keujanan?
kamu: ujan sih, cuma pake jas ujan, jadi aja gak basah
aku: syukur ath *mengusap kepalanya
temanku: hayoh we 2 an wae.
aku: sirik aja.
#akhirnya sampai didepan ruangan kelas
aku: apal teu mnh kunaon ayeuna jadi osok hujan?
temanku: keur usum hujan lain?
aku: lain !
temanku: terus kunaon?
aku: sssttt tong bebeja ka sasaha
temanku: enya, kunaon emang.
aku: sebenerna urng nyulik bidadari ti langit, tuh bidadarina *sembari menunjuk kearah perempuan yan sedari tadi duduk sambil membaca buku.
kamu: *tersenyum sambil menutupi muka memakai buku bacaan
temanku: jir.
aku: edannya, matakna hujan wae teh da langit keur ceurik pedah bidadarina diculik hiji! :D


Gak tau emang bakat atau kenapa, tapi setiap moment bisa aja aku jadiin bahan gombalan #sombong !

Selasa, 20 November 2012

toh udah pengalaman !!!

dimalam itu, tepat dimalam saat aku memerankan peran yang sangat aku sukai .
peran disaat aku menjadi seorang penyerang.
dan saat temanku memilih menjadi peran yang bertahan.
hari-hari kami diisi untuk sebuah permainan, dan kami bermain peran semaksimal mungkin.
aku yang berusaha mengambil kucing mungil dari tangan temanku. dan temanku yang tidak mau kucingnya aku ambil.
dan yang terjadi adalah perang taktik.
aku yang selalu mencari celah untuk mencurinya.
dan temanku yang menyimpan erat kucingnya.
terkadang aku berhasil untuk mendekatinya, tp sering sekali aku gagal.
aku semangat mencoba.
dan sayangnya temanku yang lelah menjaga.
suatu hari temanku menyembunyikan kucingnya dari dunia luar.
aku kebingungan mencari barang curianku.
temanku tertawa, dan mengatakan " aku menang " , sembari tertawa puas.
aku menyusutkan mukaku.
dia berkata lagi sambil tertawa " hahaha, kucingnya aku sembunyikan ditempat gelap dan tanpa cahaya, kau tidak akan tahu dimana tempatnya! "
setelah berfikir sejenak aku tahu apa yang harus aku lakukan.
aku hanya butuh sabar.
cepat atau lambat kucingnya pasti keluar sendiri dari tempat temanku menyembunyikannya.
toh kucing butuh oksigen untuk bernafas.
hal yang aku pikirkan ternyata benar.
kucing itu keluar dari tempatnya disembunyikan.
aku berlari dengan cepat untuk mencurinya.
dan aku berhasil.
aku tersenyum dan mengatakan " kau tidak sabar teman, kau terlalu mengekang, biarkan kucing ini hidup diluar, jgn kau sembunyikan, kau mengabaikan hal yang paling penting yaitu sabar, biarkan dia mencari kesenangannya, biarkan dia berlari riang kesana-kemari, dia tidak akan meninggalkanmu jika dari awal kau sabar dalam menjaganya, dan tidak mudah memaksakan kehendakmu. "
permainan selesai dan kami bertukar posisi .
aku yang bertahan dan dia yang menyerang.
aku hanya tersenyum, dan aku tahu cara terbaik untuk menang dalam posisi ini .
toh aku sudah pengalaman ! :)

namanya juga pengalaman !

pengalaman itu guru terbaik yang pernah ada.
dia mengajarkan segala hal tanpa kau minta.
dia menjelaskan dengan sejelas-jelasnya dan serinci-rincinya.
kau akan berterimakasih akan ilmu yang kau dapat dari guru terbaik itu.

Selasa, 13 November 2012

that is !

Girl : I love you !
Boy : I love you too !
Girl : Prove it, sream it to the world !
Boy: *(whisper in the ear)
         I love you !
Girl: Why did you just whisper it to me?
Boy: Because you are my world !